Ticker

6/recent/ticker-posts

Masa Depan Pengembangan Perangkat Lunak Sumber Terbuka

Perangkat lunak sumber terbuka kini tersebar luas dan terus memperluas dampaknya, menjadi dasar untuk berbagai bidang digital, mulai dari aplikasi desktop hingga sistem kritis. Bagaimana perkiraan masa depan pengembangan perangkat lunak sumber terbuka, dan apakah akan tetap mempertahankan keberartian di masa mendatang?

Dalam blog ini, kita akan membahas evolusi potensial perangkat lunak sumber terbuka, menyajikan lima prediksi mengenai bagaimana sumber terbuka akan berinteraksi dengan tren baru dalam teknologi dan di luar itu.

5 Prediksi Untuk Masa Depan Sumber Terbuka

Rod Cope, CTO Perforce Software, baru-baru ini berbagi pandangannya mengenai masa depan pengembangan perangkat lunak secara umum hingga tahun 2025. Cope menyajikan lima prediksi yang memiliki implikasi menarik untuk pengembangan perangkat lunak sumber terbuka. Blog ini akan membahas makna beberapa prediksi tersebut untuk komunitas sumber terbuka.

Dengan Bertambahnya Kecepatan Pengembangan, Sumber Terbuka Berkembang Cope meyakini bahwa konsep skala mengalami perubahan. Diperkirakan bahwa dua kali lebih banyak orang akan memiliki ponsel dalam lima tahun ke depan, membawa perangkat yang belum terpikirkan sebelumnya. Sumber terbuka diharapkan menjadi metode pengembangan yang responsif di tengah kemajuan dan pemrosesan data yang cepat. Masalah kelebihan data akan semakin menekankan kebutuhan akan akses cepat ke paket-paket sumber terbuka.

Apakah Aplikasi Akan Tetap Dikenali sebagai Aplikasi? Cope menyatakan bahwa kita sudah berada dalam era yang didorong oleh aplikasi, dan aplikasi-aplikasi tersebut semakin cerdas. Segera, aplikasi mungkin tidak akan mirip dengan yang ada sekarang di ponsel; kemungkinan besar akan memiliki penampilan yang lebih mirip manusia dengan video yang dirender, hologram, haptik, dll., meskipun secara teknis masih disebut "aplikasi."

Sumber Terbuka Memimpin Kemajuan Kuantum Cope, bersama dengan banyak ahli, mengantisipasi peningkatan kecanggihan dalam komputasi kuantum. Dalam ranah perangkat lunak komputasi kuantum, sumber terbuka berada di garis depan. Quantum Open Source Foundation sudah menyelenggarakan banyak proyek yang didorong oleh komunitas. Mengapa sumber terbuka memimpin? Ilmuwan menyukai data terbuka dan berbagi informasi baru. Python, salah satu bahasa yang paling populer, menjadi sumber utama untuk kebutuhan komputasi mereka. Inovator kuantum kemungkinan besar akan tetap menggunakan paket-paket sumber terbuka untuk temuan mereka. Perangkat Lunak Menjadi Lebih Penting Daripada Perangkat Keras Cope memprediksi bahwa perangkat keras sekarang hanya akan menjadi sarana untuk mengirimkan perangkat lunak baru dan inovatif. Perangkat lunak sumber terbuka ditakdirkan menjadi katalisator untuk mewujudkan prediksi ini. Kecerdasan Buatan (AI) dan Pembelajaran Mesin (ML) semakin mudah diakses, dan para pengembang sumber terbuka akan semakin perlu mengintegrasikannya dalam pengembangan. Semakin Personalnya Teknologi, Semakin Banyak yang Harus Kita Ketahui Dalam prediksi Cope, ia mencatat bahwa perangkat lunak akan "menjadi kurang reaktif dan lebih prediktif." Teknologi semakin personal dan prediktif, dan dalam lima tahun mendatang, teknologi yang sangat personal akan muncul. Agar bisa dipercayai oleh banyak orang, itu harus sumber terbuka. Memahami kode sumber menjadi kunci, terutama ketika teknologi semakin terintegrasi dalam kehidupan kita.

Sumber : Open Logic


Posting Komentar

0 Komentar